Jumat, 28 Agustus 2009
Kamis, 27 Agustus 2009
berita bola
August 19th, 2009 | No Comments | Posted in Liga Italia
jose mourinhoPrediksi Marcello Lippi yang mengatakan bahwa Juventus-lah yang akan menjadi scudetto musim 2009/2010 ini ternyata memancing reaksi keras dari pelatih Jose Mourinho. Pelatih yang dikenal dengan julukan ‘the big mouth’ ini menganggap pernyataan pelatih timnas Italia tersebut sebagai sikap yang kurang menghormati.
Pelatih timnas Italia Marcello Lippi menegaskan dirinya tidak bermaksud menunjukkan sikap tidak menghormati Jose Mourinho.
“Saya minta maaf jika Mourinho menerjemahkannya seperti itu, (karena) saya baca lanjutannya »
Simpang siur tentang transfer Wesley Sneijder memang sangat membingungkan. Berulangkali kebenaran tentang berita ini selalu berubah-ubah. Setelah sempat dinyatakan hampir resmi akan memperkuat Inter Milan, tersiar kabar bahwa gelandang serang asal Belanda ini lebih memilih bertahan di Real Madrid. Namun kembali tersiar berita terbaru yang menyatakan bahwa Sneijder berubah pikiran dan siap untuk hengkang dari Spanyol menuju Italia dan berseragam biru hitam ala I Nerazzuri.
Sneijder menyatakan siap langsung diterjunkan pelatih Inter Milan Jose Mourinho melawan AC Milan pada laga derby, akhir pekan ini. Kabar ini sangat mengejutkan berbagai pihak. Sebelumnya, pemain 25 tahun menyatakan bertahan di Santiago Bernabeu.
“Saya tidak menganggap meninggalkan Madrid menjadi kekalahan. Soalnya, saya datang ke salah satu klub terbesar di dunia, salah satu yang telah memenangkan kejuaraan selama empat tahun terakhir,” Sneijder seperti dilansir channel-4, Kamis (27/8/2009).
“Dalam beberapa pekan terakhir, Mourinho mengirim sejumlah pesan singkat untuk membiarkan saya tahu betapa inginnya dia memiliki saya di Inter,” imbuhnya.
sneijder
“Derby dengan Milan? Pelatih memutuskan, saya siap bermain segera. Kondisi fisik saya cukup baik,” tegas mantan gelandang Ajax Amseterdam itu.
Sneijder dikabarkan telah menerima pinangan Inter dengan banderol berkisar 15-16 juta euro. Namun, perwakilan kedua klub belum memberikan pernyataan resmi.
inter milan juara liga
Ini adalah gelar kelima bagi Mourinho dalam 7 tahun masa kepelatihannya di 3 negara yang berbeda. Dua gelar ia raih di Portugal bersama FC Porto, dua gelar lagi ia dapatkan kala melatih Chelsea di Inggris dan satu gelar di Italia bersama Inter Milan.
‘Giovanni Trapattoni telah meraih prestasi serupa di empat negara berbeda, tetapi untuk dapat menjadi juara pada dua kompetisi diantara kompetisi Seria A, Premier League dan La Liga yang merupakan liga terbaik Eropa, hanya Fabio Capello saja yang mampu melakukannya. Setidaknya saya masih memiliki waktu 20 tahun lagi untuk melatih.’
‘Dalam sebuah turnamen, tim terbaiklah yang akan memenangkannya. Saya selalu mengatakan hal itu baik ketika tim saya menang maupun kalah’ ujar Mourinho.
Rabu, 26 Agustus 2009
Selasa, 25 Agustus 2009
riwayat inter milan


Klub ini didirikan pada 9 Maret 1908 mengikuti pecahnya dari Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Criket and Football Club), yang sekarang lebih dikenal dengan nama AC Milan. Sebuah grup terdiri dari orang-orang Italia dan Swiss tidak terlalu suka akan dominasi orang-orang Inggris & Italia di AC Milan dan mereka memutuskan untuk memecahkan diri dari AC Milan. Nama Internazionale diambil dari keinginan pendiri-pendirinya untuk membuat satu klub yang terdiri dari banyak pemain dari negara-negara luar.
PARA PENGGAGAS PEMBENTUKAN INTERNAZIONALE FC

PRESIDEN KLUB INTER MILAN YANG PERTAMA

Klub ini memenangkan juaranya di tahun 1910 dan yang kedua di tahun 1920. Selama waktu perang, klub ini dipaksa untuk mengganti namanya menjadi Ambrosiana-Inter untuk menyesuaikan diri dengan kepemimpinan Benito Mussolini. Walaupun demikian, Inter masih tetap bisa memenangkan trofi ketiga mereka di tahun 1930. Mengikuti itu, trofi keempat dimenangkan di tahun 1938, Inter pertama kali memenangkan Copa Italia (Piala Italia) di tahun 1940 dan di tahun yang sama, mereka memenangkan trofi kelima mereka. Sejak tahun 1942 sampai sekarang, nama Ambrosiana-Inter tidak pernah dipakai lagi dan mereka memakai nama asli mereka, Internazionale Milano.
TEAM JUARA LIGA SERIE A PERTAMA KALI 1919/1920

GIUSEPPE MEAZZA

Setelah masa perang, Inter memenangi gelar Seri A lagi pada tahun 1953 dan yang ketujuh di tahun 1954. Setelah memenangi beberapa trofi ini, Inter memasuki masa keemasan mereka yang disebut La Grande Inter. Selama masa keemasan mereka, Inter memenangkan tiga trofi di tahun 1963, 1965, dan 1966. Pada waktu ini, Inter juga terkenal dengan kemenangan Piala Eropa dua kali berturut-turut. Di tahun 1963, Inter memenangkan trofi Piala Eropa mereka setelah mengalahkan klub terkenal Real Madrid. Musim selanjutnya, bermain di kandang mereka sendiri, Inter memenangkan trofi Piala Eropa untuk kedua kalinya setelah mengalahkan klub dari Portugal, Benfica.
ANGELO MORATTI ( PRESIDEN TERSUKSES ) 1964/1965

Setelah masa keemasan di tahun 1960, Inter berhasil untuk memenangkan gelar mereka kesebelas kalinya di tahun 1971 dan kedua belas kalinya di tahun 1980. Pada tahun 1970 dan 1980, Inter juga memenangi dua trofi Piala Italia di tahun 1978 dan 1982. Inter berhasil meraih gelar scudetto mereka yg ke tigabelas kali pada tahun 1989 dan membutuhkan waktu yg sangat panjang hingga 17 tahun hingga mereka dapat memenanginya lagi pada tahun 2006, tetapi melalui cara yg lain dari biasa atau yg mereka sebut dengan "Scudetto of Honesty" (juara dari kejujuran), karena mereka tidak terbukti bersalah dalam skandal "calciopoli" yg ikut menyeret beberapa klub besar italia yg terbukti bersalah dan mendapat penalti pengurangan poin juga pencopotan gelar bagi juara sebelumnya. Baru pada tahun selanjutnya atau 2007 Inter berhasil menjadi juara bertahan, sekaligus menorehkan rekor dengan 17 kemenangan beruntun di kompetisi lokal.
TEAM JUARA CHAMPION 2 KALI 1964 DAN 1965

Gelar ini membuat Inter dengan 15 kali juara di peringkat ketiga dalam jumlah gelar kompetisi Seri A, di bawah Juventus dengan 27 kali dan AC Milan dengan 17 kali. Biarpun begitu Inter adalah satu-satunya tim Seri A yg belum pernah terdegradasi terhitung dari sejak Seri A bergulir, karena itu di dalam lagu kebangsaan nya yg berjudul C'e solo l'Inter (hanya ada Inter satu-satunya) disebutkan bahwa Inter mempunyai gen Seri A dan tidak mengenal Seri lainnya.
Internazionale juga memenangi Piala UEFA mereka tiga kali. Pertama di musim 1990/1991 melawan AS Roma/ Di musim 1993/1994, Inter meraih gelar Piala UEFA dengan mengalahkan klub Austria Casino Salzburg. Di kemenangan Piala UEFA mereka untuk ketiga kalinya, Inter mengalahkan SS Lazio di Parc des Princes, Paris.


Presiden Klub1908 - 1909 = Giovanni Paramithiotti
1909 - 1910 = Ettore Strauss
1910 - 19112 = Carlo De Medici
1912 - 1914 = Emilio Hirzel
1914 - 1914 = Luigi Ansbacher
1914 - 1919 = Giuseppe Visconti Di Modrone
1919 - 1920 = Giorgio Hulss
1920 - 19223 = Francesco Mauro
1923 - 1926 = Enrico Olivetti
1926 - 1929 = Senatore Borletti 1929 - 1930 = Ernesto Torrusio
1930 - 1932 = Oreste Simonotti
1932 - 1942 = Ferdinando Pozzani
1942 - ? Mei 1955 = Carlo Masseroni
28 Mei 1955 - 1968 = Angelo Moratti
1968 - 1984 = Ivanoe Fraizzoli
1984 - ? Februari 1995 = Ernesto Pellegrini
18 Februari 1995 - 30 Januari 2004 = Massimo Moratti
30 Januari 2004 - 4 September 2006 = Giacinto Facchetti
2006-kini = Massimo Moratti
Stadion
Stadion tim saat ini adalah Stadion Giuseppe Meazza yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama San Siro. Stadion ini dibuka dengan Pertandingan Derby antara AC.Milan melawan Inter, yang dimana laga itu dimenangkan oleh AC Milan dengan skor 9 - 0. Stadion ini digunakan bersama dengan AC Milan ("AC Milan"), klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza merupakan seorang pemain bintang bagi Inter dan mereka tidak begitu menyukai satu sama lain. Jauh sebelum menggunakan Stadio Giuseppe Meazza, Inter selalu menggunakan Stadio Arena.
Rekor
Inter menjadi satu-satunya klub di Seri A yang tidak pernah turun ke Seri B, karena klub Juventus harus turun ke Seri B pada musim 2006/2007 terkait dengan kasus Calciopoli atau pengaturan skor pertandingan. Dan Pelaku Utamanya adalah Luciano Moggi yang telah dengan Licik menyuap Direktur utama Juventus dan para Wasit agar terlibat skandal dengan pihak yang telah diatur sebelumnya.
Pemain terkenal
Antara pemain-pemain Inter yang terkenal adalah:Corrado Aebi
Virgilio Fossati
Luigi Cevenini
Pino Fossati
Giuseppe Meazza
Giovanni Ferrari
Stefano Nyers
Naka Skoglund
Faas Wilkes
Annibale Frossi Benito Lorenzi
Gino Armano
Lorenzo Buffon
Sandro Mazzola
Giacinto Facchetti
Angelo Domenghini
Armando Picchi
Aristide Guarneri
Tarcisio Burgnich
Roberto Boninsegna Luis Suarez
Giorgio Ghezzi
Alessandro Altobelli
Evaristo Beccalossi
Karl Heinz Rummenigge
Giuseppe Baresi
Giuseppe Bergomi
Walter Zenga
Lothar Matthäus
Andreas Brehme Juergen Klinsmann
Roberto Baggio
Ronaldo
Dennis Bergkamp
Matthias Sammer
Marco Tardelli
Angelo Peruzzi
Francesco Toldo
Ramon Diaz
Christian Vieri Javier Zanetti
Emre Belözoğlu
Adriano Leite Ribeiro
Alvaro Recoba
Obafemi Martins
Edgar Davids
Juan Sebastian Veron
Kily Gonzales
Ivan Cordoba
Zlatan Ibrahimovic
Clarence Seedorf
Ricardo Quaresma
Esteban Cambiaso.
Nomor punggung yang diabadikan
3 Giacinto Facchetti
Gelar
Seri A 16 1909/10 1919/20 1929/30 1937/38 1939/40 1952/53 1953/54 1962/63 1964/65 1965/66 1970/71 1979/80 1988/89 2005/06(1) 2006/07, 2007/08
(1) FIGC menyatakan Internazionale sebagai Juara Seri A setelah Juventus terbukti terlibat dalam Calciopoli.
Piala/Liga Champions 2 1963/64 1964/65
Piala Italia 5 1938/39 1977/78 1981/82 2004/05 2005/06
Piala UEFA 3 1990/91 1993/94 1997/98
Piala Interkontinental 2 1964 1965
Piala Super Italia 4 1989 2005 2006 2008
Copa Presidente De La Republica 1 1982
Copa Santiago Bernabeu 1 2001
Coppa Dell'Amicizia Italo-Francese 1 1959
Coppa Pirelli 7 1996 1997 2000 2001 2002 2003 2005
Coppa Sky 1 2004
Coppa Sud Tirol 2 2003 2005
Memorial Giorgio Ghezzi 1 1992
Memorial Luigi Campedelli 1 1993
Mohamed V Trophy 1 1962
Torneo Natale Milano 1 1934
Torneo Milano 1 1993
Trofeo Valle D'Aosta 1 1998
Trofeo Birra Moretti 2 2001 2002
Trofeo Ciudad De Vigo 1 1996
Trofeo Vincenzo Spagnolo 1 1998
Triangolare Bolzano 1 2005
Final
Piala/Liga Champions 2 1966/67 1971/72
Piala UEFA 1 1996/97
Piala Eropa Tengah (Central Europe Cup) atau (Piala Mitropa) 1 1933
(Dahulu Piala Mitropa mempunyai kedudukan yang sama dengan Piala/Liga Champions pada masa sekarang)
Piala Italia 5 1958/59 1964/65 1976/77 1999/00 2006–07
simpang siur para pemaian dan pelatih
ROMA - Musim 2004/2005 belum resmi berakhir. Tapi,
Lazio sudah mulai merancang strategi untuk bertarung
musim depan. Salah satunya adalah mereformasi pelatih.
Rumor terbaru menyebutkan bahwa rival sekota AS Roma
itu siap menampung Giovanni Trapattoni yang dikabarkan
bakal meninggalkan klub Portugal, Benfica.
Mr Trap - sapaan Trapattoni - saat ini sukses
mengantar Benfica bertakhta di puncak klasemen
Superliga Portugal. Bahkan, Benfica adalah kandidat
juara musim ini. Menyisakan satu laga lagi, Benfica
kini mengemas 64 poin, unggul tiga angka dari Sporting
Lisbon.
Rencana menggaet Mr Trap ini tak lepas dari kinerja
pelatih Lazio sekarang, Giuseppe Papadopulo, yang
dinilai manajemen klub kurang mengesankan. Mantan
allenatore Siena itu gagal membawa Biancoceleste ke
papan atas. Hingga pekan ke-37, Lazio tertahan di
peringkat kesepuluh dengan raihan 42 poin.
Manajemen Lazio memang belum memberikan kepastian
apakan Papadopulo bakal dipertahankan atau tidak.
Tapi, jika menilik keinginan Lazio yang ingin membawa
pulang Mr Trap, kecil kemungkinan Papadopulo bakal
bertahan.
Direktur Lazio Claudio Lotito lebih tertarik
mendatangkan Mr Trapi karena dinilai telah
berpelangaman membawa tim-tim besar seperti Inter
Milan, Juventus, dan Bayern Munich. Tidak
tanggung-tanggung, Lotito juga telah menyiapkan
kontrak selama tiga tahun buat Trapattoni dengan
bayaran 580 ribu pound (sekitar Rp 10,5 miliar) per
musimnya.
Lazio melalui direktur olahrahga Gabriele Martino juga
telah berbicara dengan Trapattoni di Lisbon bulan lalu
soal keinginan Biancoceleste memboyongnya kembali ke
Italia. Trapattoni sendiri belum bisa berkomentar soal
rencana Lazio tersebut. Hanya, dia sempat menyatakan
kalau suatu ketika ingin kembali ke Italia.
"Saya masih terikat kontrak selama satu tahun dengan
Benfica. Tapi saya juga ingin bernostalgia di Italia,"
kata Trapattoni, seperti dilansir tribalfootball. �
�Saya ingin kembali ke Italia menangani klub kecil
yang tidak berdekatan posisinya dengan tim penghuni
papan atas. Seri B bisa menjadi opsi lain. Tak masalah
buat saya menangani tim level bawah karena jika sukses
akan memberikan kepuasan tersendiri," sambungnya.
Jika benar demikian, maka Lazio harus siap gigit jari.
Peluang Trapattoni untuk masuk ke dalam skuad teknis
Lazio juga kecil jika di sana masih bercokol Paolo Di
Canio. Pemain yang dianggap sebagai simbol Lazio ini
dikenal sebagai "musuh" Trapattoni. Mereka terbukti
tidak bisa kerja bareng saat bersama di Juventus dulu.
(bas/channel4)
=====
Kamis, 19 Mei 2005,
Inter Cuci Gudang
Vieri-Recoba Out
MILAN - Perombakan besar-besaran bakal dilakukan Inter
Milan di akhir musim ini. Beberapa pemain pilar
Nerazzurri bakal dilego sejumlah bintang baru siap
diboyong ke San Siro. Siapa yang dibuang dan siapa
yang akan datang?
Situs Channel 4 melansir beberapa nama bintang
Nerazzurri yang masuk daftar buang. Yang mengejutkan,
salah satunya adalah Christian "Bobo" Vieri. Bomber
berbadan kekar ini dikabarkan tidak akan lagi masuk
dalam skuad Inter musim depan. Kendati Vieri sejatinya
masih memiliki durasi kontrak beberapa tahun dengan
klub rival sekota AC Milan itu.
Namun, performa Vieri yang terus menurun memaksa
manajemen Inter berpikir lain. Klub milik konglomerat
Massimo Moratti itu siap membayar sisa kontrak Vieri
demi "mendepak" mantan bomber andalannya tersebut.
Lantas, ke mana Vieri bakal berlabuh? Pemain berusia
32 tahun itu sebenarnya masih memiliki pamor yang
membuat klub-klub besar Eropa kepincut menggaetnya. Di
dikabarkan bakal bergabung dengan AC Milan atau
Juventus. Tapi, kabar lain yang tak kalah akuratnya
mengatakan bahwa Vieri bakal kembali ke Spanyol untuk
bermain lagi bersama Atletico Madrid.
Selain Vieri, bintang lain yang bakal digusur adalah
Alvaro Recoba. Pemain asal Uruguay ini sebelumnya
dikenal sebagai anak emas Moratti. Namun, seiring
performanya yang terus menurun, Recoba pun masuk
daftar lego. Dua klub Seri A, Sampdoria dan Palermo,
dikabarkan siap menampung Recoba.
Nama lain yang masuk daftar buang Inter adalah Emre
Belezoglu dan Cristiano Zanetti. Emre, 24, sebenarnya
sudah beberapa kali menyatakan keinginannya
meninggalkan Inter. Pemain asal Turki itu kencang
diberitakan bakal hijrah ke Inggris atau Spanyol.
Namun, kabar teranyar menyebutkan bahwa Emre bakal ke
Inggris untuk membela Everton. Sedangkan Zanetti bakal
digusur karena kalah bersaing dengan Estaban Cambiasso
dan Juan Sebastian Veron di lini tengah.
"Daftar buang" Inter masih panjang. Dua nama lain yang
masuk adalah gelandang Edgar Davids dan kiper Alberto
Fontana. Keduanya memang tidak memiliki masa depan
yang cerah di San Siro setelah mengalami degradasi
penampilan. Hanya, sejauh ini belum ada konfirmasi
kemana Davids dan Fontana bakal berlabuh. Davids
sendiri sebenarnya masih diminati oleh sejumlah klub
besar di Eropa, salah satunya adalah AS Roma.
Nah, setelah menggusur sejumlah pilarnya, Inter siap
mendatangkan beberapa bintang baru. Salah satu nama
yang disebut oleh Channel 4 adalah Stefano Fiore,
mantan pemain Lazio yang kini membela Valencia. "Dia
(Fiore) pemain hebat dan dia telah menunjukkannya
bersama saya di Lazio lalu," kata Roberto Mancini,
arsitek Inter, kemarin.
Inter juga dilaporkan tengah melakukan pendekatan
serius kepada striker Lecce Mirko Vucinic. Pemain ini
telah mencetak 17 gol di pentas Seri A musim ini.
Perburuan Nerazzurri juga merambah ke Belanda. Mereka
dikabarkan membidik defender PSV Eindhoven asal
Brazil, Alex. Tidak tanggung-tanggung, Inter telah
memberikan penawaran sebesar 5,5 juta pound (sekitar
Rp 101,2 miliar) untuk mendapatkan Alex. (bas/channel
4)
YANG DATANG, YANG TERBUANG
DIBIDIK
1. Stefano Fiore (Valencia)
2. Mirko Vucinic (Lecce)
3. Alex (PSV Eindhoven)
DIBUANG
1. Christian Vieri, ke AC Milan, Juventus atau
Atletico Madrid
2. Alvaro Recoba, ke Palermo atau Sampdoria
3. Edgar Davids
4. Emre Belozoglu, ke ke Everton
5. Cristiano Zanetti
6. Alberto Fontana
======
Kamis, 19 Mei 2005,
Lippi, Ada Apa Denganmu?
Kok Tertarik Poles Tim Gurem
ROMA - Bukan AC Milan, tidak pula Juventus. Bila purna
mengarsiteki Timnas Italia, Marcello Lippi justru
berkeinginan memoles tim-tim yang beberapa tahun
terakhir terbilang kecil alias gurem sebagai tambatan
karir melatih. Ada apa denganmu, Lippi?
"Saya selalu mengatakan sangat sulit bergabung dengan
klub besar di Seri A setelah menghabiskan 10 tahun
bersama Juventus," ujarnya sebagaimana dirilis
napolimagazine.com kemarin.
Usai untuk yang kali pertama gemilang memoles
Juventus, Lippi pernah menangani Inter Milan. "Tapi,
ternyata tetap sulit. Karena itu, saya lantas berpikir
untuk melatih klub-klub kecil seperti Sampdoria,
Palermo, dan Napoli," ujarnya.
Nah, dari tiga nama klub gurem yang diminati itu,
Napoli dinilai Lippi paling memiliki daya tarik. Dia
tidak mau ambil pusing dengan kondisi Napoli yang
sekarang masih berkutat di Seri C. Lippi
terang-terangan membuka diri buat Napoli, tim yang
pernah diantarkan legenda sepak bola Argentina Diego
Armando Maradona ke tangga juara Seri A itu.
"Saya masih berkeinginan menjadi pelatih jika kontrak
dengan La Nazionale (Timnas Italia) berakhir. Saya pun
merasa tersanjung jika diberi kesempatan menangani
Napoli. Sekarang saya hanya berharap Napoli yang
ditangani Edy Reja bisa kembali lagi ke SeriA," terang
Lippi.
Napoli yang pernah dinyatakan pailit dan harus lengser
ke Seri C musim ini berpeluang menapaki Seri B. Dengan
catatan, mereka mampu melewati babak playoff melawan
Sambenedetrese.
sejarah inter milan
Tanggal 9 Maret 1908, klub sepakbola favorit saya, Inter Milan resmi berdiri. Buat yang ndak suka Inter, saya mohon maaf kalau tim ini pernah mengalahkan tim favorit anda. Buat tim yang pernah mengalahkan Inter, tunggu saja pembalasannya. Karena hari ini ultahnya Inter, saya pengen cerita sedikit tentang Inter. Begini ceritanya…
Seperti yang saya bilang, Football Club Internazionale Milano (biasa disingkat Inter) berdiri tanggal 9 Maret 1908. Inter adalah tandingan dari Milan Criket and Football Club (sekarang namanya AC Milan) yang berdiri tahun 1898. Bisa dibilang, berdirinya Inter adalah untuk mengakomodir rasa sakit hati sebagian orang di kota Milano yang ndak bisa masuk AC Milan karena bukan berwarga negara Inggris dan Italia. Nah, untuk itu dibuatlah Inter. Nama Internazionale sendiri menunjukkan bahwa klub ini terbuka untuk semua orang tanpa memandang kebangsaannya.
Ndak lama setelah berdiri, Inter juara nasional tahun 1910. Bahkan Inter ndak cuma jadi jagoan nasional. Inter menjadi klub Italia pertama yang berhasil menjuarai Piala Champions 2 kali berturut-turut pada tahun 1964 dan 1965. Tapi ndak heranlah, karena waktu itu Inter memang sangat ditakuti oleh klub lain. Oleh publik Italia, Inter sampai dijuluki La Grande Inter, atau kurang lebih artinya “Inter yang Agung”.
Untuk menaklukan Inter, klub-klub pesaing menggunakan semua cara bahkan yang ndak menunjukkan semangat fair play. Terbukti, prestasi Inter akhirnya mandeg di tahun 1989 waktu Inter terakhir kali juara nasional. Sejak saat itu, Inter selalu gagal.
Tapi kemudian terbukti bahwa kegagalan Inter bukanlah kesalahan sendiri. Tapi karena kecurangan klub-klub pesaing yang berusaha mengalahkan Inter dengan cara-cara non teknis di luar lapangan. Akhirnya, klub-klub curang itu dikenai hukuman pengurangan poin, termasuk hukuman degradasi untuk Juventus karena klub ini adalah otak dari semua kecurangan yang berlangsung di Italia waktu itu.
Stadion yang menjadi rumah Inter adalah Stadio Giuseppe Meazza. Nama ini diambil dari seorang pemain yang menjadi legenda Inter karena berhasil membantu Inter merebut scudetto (juara nasional) sebanyak 3 kali, tahun 1930, 1938, 1940. Dia juga pemegang rekor pencetak gol terbanyak dalam 1 musim kompetisi dengan 31 gol yang blum terpecahkan sampai sekarang.
Selain Meazza, Inter juga memiliki legenda-legenda lain seperti Giuseppe Bergomi bermain untuk Inter sebanyak 758 pertandingan selama karirnya di Inter. Bergomi mulai main di Inter sejak tahun 1979 sampai 1999. Bayangin, 20 tahun dia main cuma untuk Inter. Rekor itu rasanya sulit dilewati pemain lain karena sejauh ini, pemain terbanyak yang memperkuat Inter adalah Javier Zanetti, yang sudah main sebanyak 632 kali, tapi umurnya sudah 36 tahun.
Kostum kebesaran Inter berwarna biru-hitam. Kebiasaan di Italia yang memberi julukan atas sesuatu dari warnanya pun berimbas pada julukan Inter yaitu Il Nerazurri, yang artinya Si Hitam Biru. Arti warna kostum itu adalah Malam (hitam) dan Langit (biru). Inter sempat merubah warna kostumnya waktu merger dengan US Milanese menjadi warna putih dengan palang merah di atasnya. Waktu itu nama Inter juga berubah menjadi Ambrosiana SS Milano (sering juga disebut Ambrosiana Inter). Sekarang warna kostum putih dengan palang merah itu dijadikan kostum keduanya.
Julukan Inter lainnya adalah Il Biscone (Si Ular Raksasa) dan La Beneamata (Yang Tersayang). Dijuluki Si Ular karena dalam kepercayaan orang Milan, Ular adalah binatang yang penting dan sakral. Inter dianggap memiliki kemampuan dan kesakralan yang sama dengan mitos ular itu.
Inter memiliki ribuan pendukung di seluruh Italia bahkan dunia. Di kota Milan sendiri, suporter Inter lebih banyak berasal dari kalangan sosial dan ekonomi menengah ke atas. Berbeda dengan rival sekota, Milan, yang digemari oleh kaum buruh. Suporter fanatik Inter disebut Ultras Inter. Kata Ultras berasal dari bahasa latin yang kurang lebih artinya di luar batas wajar. Jadi maksudnya, fanatisme mereka sudah benar-benar di luar batas wajar. Kumpulan ultras ini bernama Boys San, gabungan dari kelompok ultras lainnya, Viking, Irriducibili, Ultras, dan Brianza Alcoolica. Ultras Inter termasuk yang tertua di Italia, sejak didirikan tahun 1969. Di Indonesia, Inter juga punya kelompok pendukung yang bernama Interclub Indonesia.
Inter punya beberapa rival yang dianggap sepadan dengan kehebatan Inter. AC Milan otomatis menjadi rival utama karena berada di 1 kota. Setiap pertandingan antara Inter vs Milan akan menjadi pertandingan yang prestisius. Pertandingan derby (2 tim 1 kota) Milano dijuluki Derby della Madonnina, yang artinya kira-kira pertandingan antara anak-anak kesayangan Bunda Maria, yang patungnya berdiri anggun di puncak katedral kota Milano. Rival lainnya adalah Juventus, karena sebelum Juventus dihukum turun level karena kecurangannya, Inter dan Juventus adalah 2 klub yang ndak pernah turun level ke Seri B.
Sekarang, Inter adalah juara bertahan Seri A (kompetisi nasional), dan sampai hari ini, Inter masih memimpin klasemen musim 2008/2009 di atas Juventus dan Milan. Rasanya, untuk menjuarai Seri A lagi, bukan hal yang sulit karena Inter sekarang diperkuat 2 jenius yaitu Jose Mourinho (pelatih) dan Zlatan Ibrahimovic (penyerang). Inter cuma masih blum bisa menjuarai lagi Liga Champions, yang di musim ini Inter harus berhadapan dengan juara Inggris, Manchester United di babak selanjutnya.
Satu lagu kebangsaan bagi pendukung Inter berjudul C’e Solo L’Inter, yang artinya kurang lebih Interlah Satu-Satunya. Maksudnya bahwa cuma Inter klub satu-satunya yang blum pernah turun level di tingkat nasional. Inter selalu bermain pada level teratas kompetisi sepakbola Italia, Seri A.
Jadi, begitulah kira-kira tim sepakbola kebanggaan saya, Inter Milan. Selamat Ulang Tahun! Jayalah Inter!








